Pengelasan Oksigen Asetilen Welding (OAW)

Allpro.co.id – Pengelasan sendiri merupakan sebuah tindakan menyambungkan dua bahan logam untuk disatukan menjadi sebuah bentuk yang menyatu atau fusi. Seperti yang Anda ketahui pengelasan sendiri dilakukan dengan cara memanaskan logam hingga menjadi sebuah titik cair. Pengelasan ini sedikit berbahaya jika tidak memiliki ilmu tentang proses pengelasan yang dilakukan.

Pengelasan OAW

Terdapat banyak sekali proses pengelasan yang bisa dilakukan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan dari pengelasan itu sendiri. Salah satu proses pengelasan yang sering dilakukan adalah pengelasan Oksigen Asetilin Welding (OAW). Pastinya sebagian besar sudah mengetahui apa itu Pengelasan OAW dan prosedurnya.

Untuk yang belum mengetahui tentang apa itu pengelasan OAW. Berikut ini pembahasan lebih lanjut mengenai pengertian, peralatan beserta fungsi yang akan digunakan dalam pengelasan OAW.

Pengertian Pengelasan OAW

Pengelasan Oksigen Asetilen Welding (OAW) seperti yang tertera dalam namanya yaitu Oksigen, Asetilin yang berarti salah satu proses pengelasan berupa gas. Kemudian menggunakan sumber panas dari nyalanya api melalui proses pembakaran gas oksigen dan gas asetilin yang berfungsi untuk mencairkan logam tersebut dan bahan tambah.

Tujuan dari plat OAW yaitu hanya digunakan untuk plat-plat seperti material atau media pengelasan yang tipis saja. Sedangkan pengelasan ini berfungsi untuk pemanasan, pemotongan, dengan menggunakan alat yang digunakan berbeda. Pemotongan pada proses Pengelasan OAW menggunakan torch yang terdapat kantup gas potongnya.

Kemudian untuk pengelasan atau pemanasannya sendiri menggunakan sebuah welding gun yang tidak terdapat katup gas potong.

Peralatan dan Fungsi OAW

Peralatan OAW

Setelah Anda mengetahui pengertian dan kegunaan pengelasan OAW, Anda juga perlu untuk mengetahui peralatan apa saja yang digunakan dalam pengelasan ini. Berikut peralatan yang digunakan dalam pengelasan OAW

Yang pertama tentu membutuhkan sebuah Tabung Gas Aseltin yang digunakan sebagai tempat penyimpanan gas asetilen ketika saat proses pengelasan regulator akan dibuka. Kemudian membutuhkan sebuah Regulator Oksigen yang berfungsi untuk mengontrol tekanan yang keluar dari gas oksigen oksigen ketika selang gas menuju welding torch.

Yang ketiga membutuhkan sebuah Regulator Asetilen yang berfungsi untuk melihat adanya tekanan isi dan tekanan yang keluar dari gas asetilen ketika slang digunakan untuk mengelas. Lalu membutuhkan Selang Gas yang berfungsi sebagai sarana untuk mengalirkan gas dari tabung gas ke welding torch.

Alat yang keempat yaitu Welding Torch (Brander Las) yang berfungsi sebagai tempat pencampuran gas oksigen dengan gas asetilen ketika proses pengelasan terjadi. Selanjutnya adalah Welding Nozzle yang juga dibutuhkan sebagai tempat keluarnya campuran dari gas oksigen dan gas asetilen.

Alat kelima yang dibutuhkan adalah Welding Rod yang berfungsi sebagai bahan tambahan yang akan digunakan saat proses pengelasan yang disesuaikan dengan jenis material yang akan dilas seperti kawat dll. Alat yang wajib ada adalah tabung gas oksigen sebagai tempat penyimpanan gas oksigen yang akan disambung dengan regulator dan selang menuju torch.

Pengaplikasian Las OAW

Untuk melakukan pengelasan OAW Anda perlu memperhatikan prosedur-prosedur yang akan digunakan. Pertama-tama Anda perlu menyalakan Las OAW dengan cara buka katup gas asetilen yang terdapat pada blander las tersebut. Selanjutnya buka katup oksigen yang terdapat pada brander las.

Setelah membuka katup oksigen, tunggu sekitar 5 – 10 detik lalu Anda bisa mulai memberikan percikan api dengan pemantik seperti hal-hal yang sering dilakukan ketika mengelas. Lalu Anda bisa mengatur nyalanya api las sesuai yang Anda inginkan. Kemudian Anda sudah bisa mulai melakukan pengelasan OAW.

Lakukan pengelasan hingga membentuk plat ataupun bentuk lainnya sesuai yang Anda inginkan dan butuhkan. Setelah berhasil membuat suatu bentuk dan tidak akan Anda gunakan lagi maka Anda bisa mematikan las OAW. Caranya, pertama tutup kembali katup gas asetilen yang terdapat pada welding torch.

Setelah berhasil menutup katup gas asetilen pada welding torch, kemudian juga tutup katup oksigen yang terdapat pada brander las. Lalu Anda juga harus menutup katup regulator oksigen dan asetilen. Dan yang terakhir buanglah gas sisa pada selang dengan cara membuka katup yang terdapat pada brander las kemudian tutup kembali.

Kelebihan dari Pengelasan OAW

Pastinya setiap pengelasan yang dilakukan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang akan dijadikan bahan pertimbangan untuk memilih proses pengelasan yang tepat. Tak terkecuali dengan pengelasan OAW berikut ini merupakan beberapa kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada pengelasan OAW.

  • Kelebihan yang dimiliki oleh pengelasan OAW yaitu ketika terdapat pengelasan yang salah maka bisa untuk dicairkan kembali dengan cara nyalakan api oksigen asetilen.
  • Bisa digunakan pada plat atau material yang tipis.
  • Tidak terlalu memerlukan banyak peralatan untuk melakukan pengelasan sehingga akan lebih simpel dan praktis.

Kekurangan dari Pengelasan OAW

Sedangkan kekurangan yang terdapat dalam proses Pengelasan OAW ini yaitu :

  • Ketika Anda gunakan untuk mengelas plat yang bervolume tebal kekuatan dari las OAW ini rendah atau bisa dikatakan kurang maksimal.
  • Pengelasan secara manual sehingga kurang efisien dan kecepatan las juga akan mengalami penurunan.
  • Sangat jarang digunakan untuk pengelasan non logam atau baja dengan tahan karat.

Nah itu tadi merupakan penjelasan mengenai pengertian, alat dan fungsi, aplikasi, serta kelebihan dan kekurangan las OAW. Semoga informasi yang disampaikan bisa bermanfaat. Selain itu bisa menjadi ilmu bagi Anda yang akan menggunakan dan membutuhkan prosedur Pengelasan OAW untuk meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan kerja.